Powered By Blogger

Sabtu, 26 Juli 2014

Luka Gangren

Luka gangren pada penderita kencing manis bila tidak dirawat dengan baik bisa berujung pada amputasi. Memang bila dibiarkan lagi bisa berakibat infeksi sistemik, maka disini perlu perawatan yang baik. Di samping harus mengontrol kadar gula darah agar tidak terlalu tinggi, karena luka diabetes tidak akan pernah sembuh bila kadar gulanya tidak terkontrol.

Luka gangren pada penderita diabetes terjadi karena luka biasa yang tak kunjung sembuh sehingga terjadi nekrosis pada luka tersebut. Ada bau yang khas pada luka gangren ini, sehingga mudah ditebak bahwa seseorang menderita diabetes. Luka gangren sebenarnya luka biasa namun karena terjadi kerusakan di peredaran darah perifer maka sulit bagi tubuh menyembuhkan luka ini.

Biasanya didahului dengan kematian jaringan syaraf perifer pada penderita kencing manis, sehingga menjadi mati rasa. Keadaan ini membuat bagian kaki tidak merasakan apapun saat menyentuh benda tajam. Akibatnya sering luka tidak diketahui telah terjadi, sehingga luka menjadi memburuk.

Disini perlu melakukan pengecekan secara visual pada bagian kaki saat sudah menemui keadaan mati rasa. Ini untuk mencegah agar tidak terjadi luka yang bisa berujung menjadi gangren. Memang tidak mudah menyembuhkan luka gangren, meskipun banyak yang bisa bertahan setelah melalui perawatan luka yang lama, bahkan sudah melewati proses amputasi. Biasanya faktor stress banyak berpengaruh sehingga penderita patah semangat akan kondisinya.

Melakukan perawatan luka gangren secara teratur

Memang luka gangren harus dirawat setiap harinya, apalagi jaringan nekrosis kehitaman sudah mulai merambat di bagian kaki. Luka memang harus dibersihkan dari nanah yang timbul dan memotong bagian yang mati. Biasanya penderita tidak merasakan apapun saat dipotong bagian yang nekrosis. Namun bila masih terasa sakit akan ada harapan bahwa persyarafan dan peredaran darah perifernya masih bagus.

Ini memungkinkan selama luka ini tidak terinfeksi, biasanya bila tidak dibersihkan akan cenderung infeksi. Tandanya sangat mudah terlihat, biasanya penderita akan menderita demam, bila dibiarkan bisa berlanjut ke infeksi sistemik dan sepsis yang bisa mengancam jiwa. Jadi disini perlu perawatan luka secara teratur, sampai luka benar-benar kering. Biasanya ini membaik bila kadar gula darahnya terkontrol dengan stabil.

Mengendalikan kadar gula darah

Ini adalah hal penting saat memiliki luka gangren, kadar gula darah harus dikendalikan dengan cepat. Bila berlarut bisa mengancam jaringan di sekitar luka, memang kadar gula yang tinggi mengganggu peredaran darah perifer di ujung kaki. Awalnya akan mematikan persyarafan kaki, sebelum merusak jaringan di ujung kaki.

Saat kadar gula darah bisa dikendalikan dan stabil, maka perawatan luka gangren menjadi lebih mudah. Biasanya selama tidak infeksi luka gangren akan kering dengan cepat, meskipun akan ada tanda kehitaman di daerah sekitar luka. Namun dengan membaiknya peredaran darah di ujung kaki, luka gangren akan sembuh dengan segera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar